Followers

Saturday, July 24, 2010

Aku Takut Menghadapi Sakaratul Maut

Sejak beberapa hari lepas, aku sering membayangkan kematian ku, enta mengapa, bayangan itu datang sendiri tanpa ku pinta. Aku terbayang2 keadaan aku di kebumikan, di tanam di bawah tanah, di bacakan talkin, keseorangan di dalam kubur. Aku jadi takut, namun aku menyedari, setiap yang hidup pasti akan mati, kita tidak mampu lari dari kematian......

Sebuah artikel yang ku baca cukup menginsafkan diriku, jadi, aku ingin kongsikan bersama2 semua apa yang telah ku baca, yang pasti, aku menangis membacanya.




Datangnya Kematian Menurut Al Qur’an :

1. Kematian bersifat memaksa dan siap menghampiri manusia walaupun kita berusaha menghindarkan resiko-resiko kematian.


Katakanlah:
“Sekiranya kamu berada di rumahmu, niscaya orang-orang yang telah ditakdirkan akan mati terbunuh itu keluar (juga) ke tempat mereka terbunuh”.
Dan Allah (berbuat demikian) untuk menguji apa yang ada dalam dadamu dan untuk membersihkan apa yang ada dalam hatimu. Allah Maha Mengetahui isi hati.
(QS Ali Imran, 3:154)



2. Kematian akan mengejar siapapun meskipun ia berlindung di balik benteng yang kukuh atau berlindung di balik teknologi kedoktoran yang canggih serta ratusan doktor terbaik yang ada di muka bumi ini.


Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendati pun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kukuh, dan jika mereka memperoleh kebaikan, mereka mengatakan: “Ini adalah dari sisi Allah”, dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana mereka mengatakan: “Ini (datangnya) dari sisi kamu (Muhammad)”.

Katakanlah:
“Semuanya (datang) dari sisi Allah”. Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikit pun?
(QS An-Nisa 4:7 8)



3. Kematian akan mengejar siapapun walaupun ia lari dan menghindar.


Katakanlah:
“Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan”.
(QS al-Jumu’ah, 62: 8)



4. Kematian datang secara tiba-tiba.


Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat; dan Dia-lah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.
(QS, Luqman 31:34)



5. Kematian telah ditentukan waktunya, tidak dapat ditunda atau dipercepat


Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
(QS, Al-Munafiqun, 63:11)


Dahsyatnya Rasa Sakit Saat Sakaratul Maut

Sabda Rasulullah SAW:


“Sakaratul maut itu sakitnya sama dengan tusukan tiga ratus pedang” (HR Tirmidzi)

“Kematian yang paling ringan ibarat sebatang pohon penuh duri yang menancap di selembar kain sutera. Apakah batang pohon duri itu dapat diambil tanpa membawa serta bagian kain sutera yang tersobek ?” (HR Bukhari)



Atsar (pendapat) para sahabat Rasulullah SAW

Ka’b al-Ahbar berpendapat :
“Sakaratul maut ibarat sebatang pohon berduri yang dimasukkan kedalam perut seseorang. Lalu, seorang lelaki menariknya dengan sekuat-kuatnya sehingga ranting itupun membawa semua bagian tubuh yang menyangkut padanya dan meninggalkan yang tersisa”.

Imam Ghozali berpendapat :
“Rasa sakit yang dirasakan selama sakaratul maut menghujam jiwa dan menyebar ke seluruh anggota tubuh sehingga bahagian orang yang sedang sekarat merasakan dirinya ditarik-tarik dan dicerabut dari setiap urat nadi, urat saraf, sendi, dari setiap akar rambut dan kulit kepala hingga kaki”.

Imam Ghozali juga mengambil satu riwayat ketika sekelompok Bani Israil yang sedang melewati sebuah pekuburan berdoa pada Allah SWT agar Ia menghidupkan satu mayat dari pekuburan itu sehingga mereka dapat mengetahui gambaran sakaratul maut. Dengan izin Allah melalui suatu cara tiba-tiba mereka dihadapkan pada seorang lelaki yang muncul dari salah satu kubur.

“Wahai manusia !”, kata lelaki tersebut. “Apa yang kalian kehendaki dariku? Limapuluh tahun yang lalu aku mengalami kematian, namun hingga kini rasa perih bekas sakaratul maut itu belum juga hilang dariku.” Proses sakaratul maut bisa memakan waktu yang berbeza untuk setiap orang, dan tidak dapat dihitung dalam ukuran detik seperti hitungan waktu dunia ketika kita menyaksikan detik-detik terakhir kematian seseorang.

Mustafa Kemal Attaturk, bapak modernisasi (sekularisasi) Turki, yang mengganti Turki dari negara bersyariat Islam menjadi negara sekular, dikabarkan mengalami proses sakaratul maut selama 6 bulan, seperti dilaporkan oleh salah satu keturunannya melalui sebuah mimpi. Rasa sakit sakaratul maut dialami setiap manusia, dengan berbagai macam rasa sakit, ini tidak terkait dengan tingkat keimanan atau kezhaliman seseorang selama ia hidup.

Sebuah riwayat bahkan mengatakan bahwa rasa sakit sakaratul maut merupakan suatu proses pengurangan kadar siksaan akhirat kita kelak. Demikianlah rencana Allah. Wallahu a’lam bis shawab. Sakaratul Maut Orang-orang Zhalim Imam Ghozali mengutip sebuah riwayat yang menceritakan tentang keinginan Ibrahim as untuk melihat wajah Malaikatul Maut ketika mencabut nyawa orang zhalim.



Allah SWT pun memperlihatkan gambaran rupa Malaikatul Maut sebagai seorang pria besar berkulit legam, rambut berdiri, berbau busuk, memiliki dua mata, satu didepan satu dibelakang, mengenakan pakaian serba hitam, sangat menakutkan, dari mulutnya keluar jilatan api, ketika melihatnya Ibrahim as pun pengsan tak sedarkan diri. Setelah sedar, Ibrahim as pun berkata bahwa dengan memandang wajah Malaikatul Maut rasanya sudah cukup bagi seorang pelaku kejahatan untuk menerima ganjaran hukuman kejahatannya, padahal hukuman akhirat Allah jauh lebih dahsyat dari itu.

Kisah ini menggambarkan bahawa melihat wajah Malakatul Maut saja sudah menakutkan apalagi ketika sang Malaikat mulai menyentuh tubuh kita, menarik roh dari tubuh kita, kemudian mulai menghentak-hentak tubuh kita agar roh (yang masih cinta dunia dan enggan meninggalkan dunia) lepas dari tubuh kita ibarat melepas akar serabut-serabut baja yang tertanam sangat dalam di tanah yang terbuat dari timah keras.

Itulah wajah Malaikatul Maut yang akan mendatangi kita kelak dan memisahkan roh dari tubuh kita. Itulah wajah yang seandainya kita melihatnya dalam mimpi sekalipun maka kita tidak akan pernah lagi bisa tertawa dan merasakan kegembiraan sepanjang sisa hidup kita. Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zalim (berada) dalam tekanan-tekanan sakratulmaut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya,
(sambil berkata):

“Keluarkanlah nyawamu”. Di hari ini kamu dibalas dengan siksaan yang sangat menghinakan, karena kamu selalu mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar dan (karena) kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayat-Nya. (QS Al-An’am 6:93)

(Yaitu) orang-orang yang dimatikan oleh para malaikat dalam keadaan berbuat lalim kepada diri mereka sendiri, lalu mereka menyerah diri (sambil berkata);

“Kami sekali-kali tidak mengerjakan sesuatu kejahatan pun”. (Malaikat menjawab): “Ada, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang telah kamu kerjakan”. Maka masukilah pintu-pintu neraka Jahanam, kamu kekal di dalamnya. Maka amat buruklah tempat orang-orang yang menyombongkan diri itu. (QS, An-Nahl, 16 : 28-29)

Di akhir sakaratul maut, seorang manusia akan diperlihatkan padanya wajah dua Malaikat Pencatat Amal.
Kepada orang zhalim, si malaikat akan berkata

“Semoga Allah tidak memberimu balasan yang baik, engkaulah yang membuat kami terpaksa hadir kami ke tengah-tengah perbuatan kejimu, dan membuat kami hadir menyaksikan perbuatan burukmu, memaksa kami mendengar ucapan-ucapan burukmu. Semoga Allah tidak memberimu balasan yang baik ! “ Ketika itulah orang yang sekarat itu menatap lesu ke arah kedua malaikat itu.

Ketika sakaratul maut hampir selesai, dimana tenaga mereka telah hilang dan roh mulai merayap keluar dari jasad mereka, maka tibalah saatnya Malaikatul Maut mengabarkan padanya rumahnya kelak di akhirat.
Rasulullah SAW pernah bersabda,

“Tak seorangpun diantara kalian yang akan meninggalkan dunia ini kecuali telah diberikan tempat kembalinya dan diperlihatkan padanya tempatnya di surga atau di neraka”.

Dan inilah ucapan malaikat ketika menunjukkan rumah akhirat seorang zhalim di neraka,

“Wahai musuh Allah, itulah rumahmu kelak, bersiaplah engkau merasakan siksa neraka”. Naudzu bila min dzalik!

Sakaratul Maut Orang-orang Yang Bertaqwa Sebaliknya Imam Ghozali mengatakan bahwa orang beriman akan melihat rupa Malaikatul Maut sebagai pemuda tampan, berpakaian indah dan menyebarkan wangi yang sangat harum. Dan dikatakan kepada orang-orang yang bertakwa:


“Apakah yang telah diturunkan oleh Tuhanmu?”
Mereka menjawab: “(Allah telah menurunkan) kebaikan”. Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini mendapat (pembalasan) yang baik.

Dan sesungguhnya kampung akhirat adalah lebih baik dan itulah sebaik-baik tempat bagi orang yang bertakwa, (yaitu) surga Adn yang mereka masuk ke dalamnya, mengalir di bawahnya sungai-sungai, di dalam surga itu mereka mendapat segala apa yang mereka kehendaki.

Demikianlah Allah memberi balasan kepada orang-orang yang bertakwa. (yaitu) orang-orang yang diwafatkan dalam keadaan baik oleh para malaikat dengan mengatakan (kepada mereka): “Assalamu alaikum, masuklah kamu ke dalam surga itu disebabkan apa yang telah kamu kerjakan”.
(QS, An-Nahl, 16 : 30-31-32)



Dan saat terakhir sakaratul mautnya, malaikatpun akan menunjukkan syurga yang akan menjadi rumahnya kelak di akhirat, dan berkata padanya

“Bergembiaralah, wahai sahabat Allah, itulah rumahmu kelak, bergembiralah dalam masa-masa menunggumu”.


Suara Hati Lelaki Penghuni Syurga...

Wanita solehah,cerminan Ainul Mardiah...

Sabda Rasulullah s.a.w:

"Harta yang paling berharga di dunia adalah wanita yang solehah." HR Muslim

Ramai manusia menisbahkan kemulian wanita pada kecantikan semata mata, ada juga yang menisbahkan kemuliaan mereka pada kekayaan, dan tidak kurang juga pada keturunan, tetapi ini semua adalah penilaian oleh insan yang buta mata hatinya...

Kemuliaan semua makhluk Allah adalah terletak pada nur taqwa...
Wanita adalah makhluk Allah yang amat istimewa. Kemuliaan dan keruntuhan sesuatu bangsa terletak di tangan wanita, walaupun mereka diselubungi kelemahan, tapi teriakan mereka mampu merubah segalanya.

Oleh yang demikian, Allah telah menetapkan hukumnya ke atas mereka; walaupun berat di pandangan mata si jahil dan ingkar tetapi ia adalah kemanisan iman yang dicicip oleh wanita solehah.

Kerana itulah...

Sebagai anak, dia menjadi anak yang solehah...

Sebagai isteri, dia menjadi isteri yang menyenangkan dan menenangkan hati suaminya...

Sebagai ibu, dia akan mendidik anaknya dengan penuh kasih sayang..dan pastinya sebagai hamba Allah, dia akan menjadi hamba yang tunduk dan menyerah diri hanya kepada-Nya...

Firman Allah dalam surah an-Nisa': 24

"Barangsiapa yang mengerjakan amalan yang soleh baik lelaki mahupun wanita sedang ia seorang yang beriman maka mereka itu masuk ke dalam syurga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun."

Dalam Islam wanita amat dihormati dan dihargai peranannya. Sebagaimana eratnya hubungan siang dan malam yang saling melengkapi, begitu juga lelaki dan wanita diciptakan untuk saling melengkapi. Setiap lelaki dan wanita memiliki tugas-tugas dan kewajipan-kewajipan yang berlainan, sesuai dengan fitrah masing-masing. Namun, matlamat hidup setiap lelaki dan wanita adalah sama, iaitu mencari redha Allah, Mardhatillah.

Rasulullah s.a.w telah memerintahkan supaya kaum wanita diperlakukan menurut fitrah ia dijadikan sebagaimana dalam sabdanya yang bermaksud...

"Berlaku baiklah terhadap kaum wanita lantaran mereka diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok adalah bahagian yang teratas, jika kamu cuba untuk meluruskannya kamu akan mematahkannya dan jika kamu membiarkannya ia akan tetap bengkok, maka berlaku baiklah terhadap kaum wanita kamu." Al-Bukhary dan Muslim

Nilai wanita bukan terletak pada pakaiannya yang menonjol, berhias diri untuk memperlihatkan kecantikannya, tetapi hakikatnya ialah pada kesopanan, rasa malu dan keterbatasan dalam pergaulan. Wanita solehah itu adalah wanita yg tegar menjaga maruahnya,serta apa yang lahir dari dirinya, dari hujung rambut hingga hujung kaki, termasuklah wajahnya, suaranya, senyum tawanya, jalannya,tulisannya hatta namanya sekalipun, wajahnya bukan aurat,tapi ada kalanya ia menjadi aurat. Dalam mazhab syafie ada khilafnya..berdasarkan ayat dalam surah an-Nur,30.

Allah melarang wanita beriman menunjukkan perhiasannya,kecuali apa yang telah zahir daripadanya.

Ulama Syafie berpendapat makna "apa yang zahir daripadanya" adalah muka dan tapak tangan, tetapi bagi wajah yang boleh mengundang fitnah, ia tetap menjadi aurat, wanita yang khuatir wajahnya boleh melalaikan lelaki yang memandangnya pasti akan menganggapnya sebagai aurat, lalu mengenakan purdah pada wajahnya, mungkin berat bagi wanita bergelar remaja untuk mengamalkannya, tapi cukuplah dengan tidak terlalu menonjolkan diri mereka di hadapan ajnabi atau tidak menjadikan wajah mereka sebagai paparan umum seperti friendster, facebook dan lain-lain.

Suaranya bukan aurat, tapi ada kalanya ia menjadi aurat. Wanita yang memahami erti kesolehan tidak akan melembutkan suaranya di hadapan ajnabi, kerna memahami perintah Allah s.w.t padanya dalam surah al-Ahzab ayat: 33."

Maka janganlah kamu melemah lembutkan suara dalam bebicara sehingga bangkit nafsu orang yang ada penyakit hatinya".

Jadi, bertegaslah apabila berurusan dengan lelaki ajnabi, pergaulan yang betul telah Allah ajarkan melalui kisah dua orang puteri Nabi Syuib. Bagaimana mereka ketika ingin memberi minum haiwan ternakan, mereka dapati ramai pengembala di sumur. Hajat mereka tidak kesampaian. Nabi Musa a.s telah mengambil alih tugas mereka memberi minum kepada binatang ternak mereka, apabila selesai memberi minum haiwan ternakan tersebut, salah seorang daripada puteri tersebut mendatangi Nabi Musa a.s dengan keadaan malu untuk menyampaikan pesanan ayahnya menjemput Nabi Musa a.s ke rumahnya.(surah al-Qasas: 23-25)

Daripada peristiwa ini, Allah menggambarkan wanita solehah itu adalah wanita yang tidak memdedahkan dirinya pada pandangan umum. Apabila ia berurusan dgn lelaki ajnabi, maka ia akan tunduk dan melahirkan rasa malu.

Berurusanlah dengan ajnabi tanpa mendatangkan keadaan khalwat(berdua-duaan). Khalwat paling mudah berlaku dalam hubungan cinta terlarang. Khalwat juga adalah bunga-bunga perzinaan. Berbual-bual di telefon atau s.m.s antara lelaki dan wanita kerana dasar cinta terlarang juga dikira sebagai khalwat kerana ia berlaku secara berdua - duaan..fikirkanlah.

Saidina Umar r.a berkata, "Aku lebih rela berjalan di belakang seekor singa daripada berjalan di belakang seorang wanita".Seorang wanita solehah tidak akan membiarkan lelaki berjalan di belakangnya, kerna ia faham seribu satu fitnah boleh timbul daripada keadaan tersebut. Bagaimana pula keadaan wanita yang tidak melabuhkan jilbabnya apabila lelaki berjalan di belakangnya?. Maka, labuhkanlah tudung mu sehingga menutup juyub(tulung rusuk paling bawah) dan menutup punggung.

Ketahuilah bahwa pada pagi hari perintah berjilbab diwahyukan kepada Rasulullah saw,seorang sahabiyah yang masih tidak tahu tentang wahyu tersebut telah keluar dari rumahnya tanpa jilbab, seseorang telah menegurnya,"mengapa engkau tidak berjilbab, adakah engkau tidak tahu tentang perintah memakainya?". Lalu wanita tersebut berhenti melangkah dan menyuruh seseorang mengambil jilbabnya, beliau berkata, "aku tidak mahu selangkah pun aku berjalan dalam keadaan melanggari perintah Allah swt". Diriwayatkan juga ketika peristiwa Fathul makkah, Hindun datang berjumpa Rasulullah untuk memeluk Islam dalam keadaan berjilbab. Beliau telah siap menunaikan perintah Allah walaupun belum memeluk Islam.

Hari ini apa yang terjadi pada wanita Islam, bertahun-tahun belajar Islam tetapi masih tiada kekuatan untuk mengamalkannya...

Wanita solehah juga tidak berpergian(keluar rumah) melainkan urusan yangmustahak.Keluarnya wanita dari rumah hendaklah ditemani muhrimnya. Para sahabiyah r.a tidak keluar dari rumah mereka sehinggakan mereka tidak hafal jalan -jalan di kampung mereka. Apa yang mereka hafal hanyalah jalan-jalan menuju syurga Allah. Oleh itu, mereka telah menghantar suami dan anak anak mereka ke syurga melalui jalan pintas, dengan berjihad dan syahid di jalan Allah... Keluarnya wanita dari rumah menyebabkan terbinalah papan-papan iklan maksiat. Ini sangat menguntungkan musuh Islam. Wanita kita hari ini melariskan produk keluaran mereka dengan mendedahkan maruah mereka pada pandangan umum.

Aku bangga apabila ditanya pada seorang muslimah, "dimana tempat membeli belah paling besar di kota ini?". sedang ia menjawab, "saya tidak tahu". Seorang wanita solehah juga tidak bertabarruj(berhias diri)

firman Allah swt:

"Janganlah kamu berhias diri sepertimana berhias diri perempuan jahiliyah".(surah al-Ahzab_33)

ya,memang benar...Islam itu mudah, tapi kemuliaan Islam itu selalu mengiringi mereka yang tidak mengambil mudah terhadap Islam, dalam satu hadith dalam kitab hadith 40, Rasulullah s.a.w bersabda,

"Kebaikan itu adalah akhlak yang baik, dan dosa itu adalah apa yang bergetar di hati kamu, dan kamu takut perbuatan itu dilihat orang

Wanita solehah itu adalah wanita yang menjaga pandangannya, kerna ia adalah perintah dari Allah(an-Nur,30-31), ia tidak akan mengizinkan dirinya untuk memandang atau dipandang lelaki ajnabi pandangannya sentiasa tertunduk ke bumi,lantaran sifat malu kepada tuhannya untuk berbuat kemungkaran atau mencetuskan kemungkaran. Tundukkanlah pandanganmu, ibarat mencari sesuatu yang hilang. Ketahuilah, kelak di dalam kubur manusia yang tidak menjaga pandangannya akan diajar oleh syuja'ul aqro, sekali ia menghembuskan bisanya ke bumi, maka sehelai rumput pun tidak akan tumbuh, dan di hari kiamat, dia akan dibangkitkan dalam keadaan buta.

Wanita solehah itu adalah wanita yang selalu menjaga pendengarannya daripada sesuatu yang melalaikan,umpatan dan cacian, wanita yang menjaga pendengarannya di dunia, maka di syurga kelak dia akan dapat mendengar suara Nabi Daud a.s membaca kitab Zabur, di mana sungai pun akan berhenti mengalir kerna kemerduan suaranya.

Dia akan dapat mendengar Rasulullah saw membacakan surah Yasin dan Toha.

Dan di hari puncak segala kebahagiaan untuk penghuni syurga, iaitu di kala melihat wajah Allah swt,Allah swt akan membacakan untuknya surah arRahman...MasyaAllah...


Saudariku,

Bangkitlah dari lenamu yang panjang,

dan tidak berkesudahan,

sekali kamu terjatuh,jangan biarkan diri kamu jatuh selamanya,

kamu punya kekuatan untuk bangkit semula,

walaupun kita berdosa sebanyak buih yang memutih di lautan,

yakinlah kasih sayang dan maghfirah Allah terlalu luas...

Saudariku...

hidup ini seperti mimpi,

seorang pengemis bermimpi menjadi seorang raja,

dipuji dan dipuja,

segala kemuliaan dan kekayaan tunduk kepadanya,

tapi bila dia sedar dari lenanya,

dia masih seorang pengemis yang miskin dan tidak punya apa-apa,

seorang raja yang bermimpi,

menjadi seorang pengemis yang miskin dan hodoh,

dia dihina dan dikeji di setiap persimpangan yg dilalui,

tapi bila raja itu sedar dari lena,

dia tetap seorang raja...

Saudariku...

itulah hakikat hidup di dunia,

kalau susah,susah yang sementara,

kalau senang, senang yang sementara,

tapi hidup di akhirat, kalau susah sehari, ibarat seribu tahun di dunia,

kalau senang di akhirat..senang untuk selamanya...

Saudariku...

matanglah dalam urusan akhiratmu,

jgn kerna kesenangan dunia yg sementara,

kau sanggup menempah sengsara di akhirat selamanya,

jgn kerna kasih makhluk yg sementara, kau hilang kasih Allah di akhirat,

jika kau hilang kasih Allah, kau hilang segalanya...

Saudariku...

Saidatina Aisyah r.a pernah berpesan,

"sebaik baik wanita adalah yang tidak memandang dan dipandang"

jangan kau berasa bangga, kecantikanmu dikejar jutaan lelaki,

itu bukan kemuliaan bagimu, tapi adalah satu penghinaan,

jika kau berasa bangga, kau menyamakan dirimu dgn pepasir dipantai,

yang boleh dipijak dan dimiliki sesiapa sahaja,

di mana seorang pengemis pun mampu memilikinya,

tapi jika kau menganggapnya sebagai satu musibah pada dirimu,

Kau telah memuliakan dirimu setanding mutiara Zabarjad.

yang hanya mampu dimiliki penghuni syurga sahaja...

Saudariku...

ingatlah pesan Rasulullah s.a.w,

"barang siapa yang menyerupai sesuatu kaum,maka dia daripada kalangan mereka"

lihatlah penampilanmu,percakapanmu,ataupun akhlakmu,

moga - moga ia mirip Asiah dan Maryam a.s,

mirip isteri-isteri Rasulullah saw dan para sahabiyahnya r.a,

kelak di hari kebangkitan,mereka akan menjadi jiranmu,

tapi apa khabar nasibmu,jika penampilanmu, percakapanmu dan akhlakmu,

seperti akhlak wanita-wanita jahiliyah...?

Saudariku...

jadilah wanita solehah,

yang taat pada Allah dan Rasulnya,

teguhlah menjalankan perintahnya dan meninggalkan larangannya,

jangan kau cuba menambah atau menguranginya

walaupun langit dan bumi menghimpitmu,

jagalah hati, pandangan, pendengaran dan percakapanmu,

binalah hubungan baik dengan Tuhanmu,

beristiqomahlah dalam kebaikan dan kesolehan,

agar tarikan dan hembusan nafasmu,

di dalam keredhaan tuhanmu,

didiklah hatimu seperti hati Rasulullah s.a.w,

walaupun dicaci,dilukai dan disakiti,

tapi baginda tetap mendoakan kebaikan utk umatnya...

Saudariku...

ajarlah jiwamu untuk bersahabat dgn tuhan,

ia tidak semudah pengucapan,

kau akan didatangi pelbagai musibah dan ujian,

di kala jasadmu bersama manusia, tapi ruhmu jauh terbang merindui tuhan,

di kala manusia lalai dengan keduniaan, jiwamu menangis kerna takutkan tuhan,

hiasilah setiap tarikan dan hembusan nafasmu,dengan zikir LailahaillaAllah,

berjalanlah di atas jalan seorang solehah, da'ieah, abidah, alimah,murabiyah dan zahidah,

jalan yg pernah dilalui oleh Maryam a.s, Masyitah a.s dan para sahabiyah r.a,

di mana seorang yang buta pun, apabila melalui jalan ini, mereka akan bertemu syurga Allah...

semoga kamu dimuliakan Allah seperti Saidaina Fatimah r.a..di kala penghulu wanita di syurga itu ingin melalui titian sirat, Allah akan memerintahkan setiap manusia supaya menundukkan pandangan,kerna beliau adalah wanita yang tegar menjaga maruahnya di dunia..betapa tingginya maruah seorang wanita solehah..semoga kamu ditaufiqi Allah untuk mendakapnya.ameeennn

Ibnu Aminah aljuhury..............

Coretan Buat Usrahku

Masih ligat bermain di fikiranku,
Saat pertama kali bertemu,
Ku lihat wajah kalian satu per satu,
Dalam halaqah kecil kita berpadu.

Saat itu,
Bibir kalian sukar berikan senyuman,
Seperti ada sesuatu yang kalian simpan,
Namun diri ini ku gagahkan,
Untukku leraikan kalian dari kekusutan.

Dindaku,
Maafkan aku kerana tidak selalu di sisi kalian,
Tidak selalu menghiburkan,
Malah aku sering menyakitkan,
Kebajikan kalian sering ku abaikan.

Dindaku,
Aku ingin memohon ampun dari kalian,
Seandainya aku bukan yang kalian mahukan,
Bukan aku tidak mahu berikan ganjaran,
Kerana aku mahu kalian tahu hadiah bukan sandaran.

Dindaku,
Tidak ku harap pada sanjungan,
Tidak juga pada pujian,
Cukuplah sekadar kalian hiaskan,
Diri kalian dengan keimanan.

Dindaku,
Terimalah aku sebagai aku,
Kerana aku menerima kamu sebagai kamu,
Tidak ku ukur rupa parasmu,
Mahupun harta kekayaanmu.

Dindaku,
Sungguh aku terhibur bersama kalian,
Meskipun dendam kesumat sukar untuk ku leraikan,
Namun aku tetap menyayangi kalian,
Ukhuwah yang cuba ku dirikan atas keimanan.

Dindaku,
Bukan ini yang ku pinta
Jika kalian terjunam ke neraka,
Akan ku ikut bersama,
Untukku bebaskan kalian dari sana.

Dindaku,
Ketahuilah kalian adalah cintaku,
Cinta sebagai saudara seIslamku,
Rahmat Ilahi dipohon selalu,
Syurga nan abadi tempat kita tuju.

Saturday, July 17, 2010

surat warkah untukmu di kktm

Hari ni (16.07.2010) surat warkah untukmu dah smpai..surat tu kteorg yg tulis semasa di kktm..surat tu untuk ibu dan ayah kiteorg..saye dpat tau surat tu smpai pun drpd kwn saye,suhaila..saya dpt tau surat tu akn smpai je trus menjerit kat kelas..mse tu kteorg kat sekolah..
Mase tu da smpai ruma.. saye bkak pntu pgar....Semase saye mahu bkak pintu pgar, sy nmpak ade surat kat tong surat kat umah saye..hati sy terus berdebar2..slepas saye membuka pintu pagar,sy trus amik surat2 yg ada...sy pun check la mne tau surat tu ade..tibe2 saye nmpak surat tersebut..hati sy terus berdegup kencang..slapas itu sy cpt2 bkak pintu rumah dan terus masuk rumah..selepas tu sy trus ltak surat2 tersebut diatas meja dan terus berlari masuk ke bilik..mse tu Allah saje yg tau btape takutnye saye smase tu..slepas saye mletakkan beg sekolah sy terus buka tv..semase itu ibu sy sudah dduk di meja dpan dimana surat tersebut ada diatas meja tersebut..saye terdengar ibu sya kata "Pn Rahimah..?siapela yg kasi surat ni" mase tu tangan saye da seram sejuk ...saye buat x tau je sbb takut sgt psal surat tu..

Teman Sejati

Lagu ni meningatkan saya semasa di kem menjejeak akar merentas imaginasi di kktm..mse tu mlm akhir kiteorg dok kat situ...best sgt1000

Tuesday, July 6, 2010

Fasi-Fasi ku di KKTM





Sy rindu kat fasi2 sy yg mse kat KKTM Parit Raja..mse kem plaja2 biasiswa 2..rndu sgt2... di sebelah ni fasi perempuan..gmbar yg first skali abg anuar,second abg am,kak aini,abg assaruddin..third kak zarina,kak hafiza,kak nadiah,kak aini..forth ustaz wan,abg am,abg assaruddin n abg hafiz...abg haji n abg zul x ade dlam gmbar ni..

balqis unic

Nasyid oleh Inteam : Pemergianmu